Kesaktian Pancasila: Fondasi Perempuan Berdaya, Bangsa Berjaya
Hari Kesaktian Pancasila adalah momentum yang mengingatkan kita pada kekuatan dasar bangsa Indonesia. Pancasila bukan sekadar lima sila yang tertulis dalam konstitusi, melainkan jiwa dan roh yang menjaga persatuan, keadilan, serta keberlangsungan bangsa.
Ketua Umum GOW Wonosobo, Dra. Hj. Maya Rosida, M.M, menegaskan bahwa kesaktian Pancasila adalah bukti nyata ketangguhan bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman ideologi, perpecahan, dan krisis. “Kesaktian Pancasila adalah energi moral yang membuat bangsa Indonesia tetap berdiri tegak. Bagi perempuan, Pancasila adalah pedoman untuk berdaya, menjaga keluarga, dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” ungkapnya.
🌸
Perempuan sebagai Penjaga Nilai Pancasila
Dalam pandangan beliau, perempuan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini. Perempuan adalah pendidik utama dalam keluarga, penggerak masyarakat, sekaligus penjaga moral bangsa. Nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah, dan Keadilan Sosial bukan hanya abstraksi, tetapi harus hidup dalam keseharian melalui peran perempuan.
Ketuhanan Yang Maha Esa → Perempuan menanamkan nilai spiritual dan moral dalam keluarga.
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab → Perempuan berperan melawan kekerasan, diskriminasi, dan ketidakadilan sosial.
Persatuan Indonesia → Perempuan menjadi perekat harmoni dalam keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan → Perempuan didorong aktif dalam politik, organisasi, dan pengambilan keputusan.
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia → Perempuan berdaya dalam ekonomi, pendidikan, dan kesehatan untuk mewujudkan kesejahteraan bersama.
🌍 Pancasila sebagai Benteng Bangsa
Maya Rosida menekankan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi benteng bangsa dari berbagai ancaman, baik internal maupun eksternal. Sejarah mencatat bagaimana Pancasila menyelamatkan Indonesia dari upaya kudeta, perpecahan, dan infiltrasi ideologi asing. “Kesaktian Pancasila adalah kesaktian bangsa. Tanpa Pancasila, kita tidak akan memiliki arah yang jelas dalam menjaga persatuan dan keadilan,” tegasnya.
💪 Perempuan Berdaya, Bangsa Berjaya
Dalam konteks pemberdayaan perempuan, Kesaktian Pancasila menjadi landasan moral untuk memperjuangkan kesetaraan gender. GOW Wonosobo melihat bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap, tetapi aktor utama dalam pembangunan. Dengan berpegang pada Pancasila, perempuan dapat memperkuat keluarga, mengurangi kekerasan, serta meningkatkan partisipasi dalam politik, ekonomi, dan sosial.
📢 Ajakan Ketua Umum GOW
Di akhir pernyataannya, Dra. Hj. Maya Rosida, M.M mengajak seluruh anggota GOW dan masyarakat Wonosobo untuk menjadikan Kesaktian Pancasila sebagai energi kolektif. “Mari kita jadikan Pancasila sebagai pedoman hidup, bukan hanya slogan. Dengan berpegang teguh pada Pancasila, perempuan Indonesia akan semakin berdaya, keluarga semakin tangguh, dan bangsa semakin jaya,” tutupnya dengan penuh semangat.


0 comments
Posting Komentar